Rahasia Kaya , Trainer Motivasi , Sales, Entrepreneurship, Leadership, MLM

Kita Bisa Karena Biasa

August 14, 2008 · No Comments

Apa Menu Makan Peraih 11 Emas Olimpiade?
Doni Wahyudi - detiksport
AFP/Wolfgang Rattay

Baijing - Michael Phelps mengukir sejarah saat menjadi manusia pertama yang meraih 11 medali emas Olimpiade. Apa sih yang dimakan perenang Amerika Serikat ini hingga begitu supernya?

Enam medali emas di Olimpiade Athena dan lima di Beijing 2008 menjadikan Phelps sebagai atlet dengan medali emas terbanyak sepanjang sejarah Olimpiade. Dengan usia yang masih muda, rekor tersebut jelas masih bisa bertambah di Olimpiade edisi berikutnya.

Lalu apa sih yang membuat cowok 23 tahun itu begitu superior di lintasan renang? Giat berlatih sudah pasti, rahasia lain yang dimiliki Phelps terkait dengan menu makannya sehari-hari yang butuh banyak kalori mengingat aktivitas luar biasa yang dia lakukan saat berlatih maupun di tengah pertandingan.

Semuanya ternyata terletak pada telur goreng. Lebih tepatnya tiga sandwich telur goreng dengan keju, tomat, bawang serta selada. Itu saja? tentu tidak karena itu hanya menu pembuka.

“Makan, tidur dan berlatih, hanya itu semua yang bisa saya lakukan,” ungkap seperti diberitakan Timesonline.

Dengan ritme seperti itu, Phelps membutuhkan setidaknya 4.000 kalori setiap kali makan, padahal untuk pria seumurannya hanya dibutuhkan 2000 kalori setiap hari. Sangat mengejutkan memang, namun dia memang membutuhkan itu jika mengingat ada 17 pertandingan yang harus dia lakoni dalam sembilan hari kompetisi di Beijing.

Setiap harinya Phelps bangun jam 5 pagi. Aktivitasnya berlanjut dengan sarapan yang terdiri dari tiga sandwichtelur goreng lengkap dengan keju, daun selada, tomat, bawang goreng dan mayonnaise. Itu masih ditambah dengan dua cangkir kopi, lima omelette telur, semangkuk jagung, tiga lembar roti panggang Prancis plus gula di atasnya dan tiga potong kue dadar coklat.

Di makan siang, hampir setengah kilogram pasta bisa dia santap yang diteruskan dengan dua potongan besar ham serta sandwich keju dengan daun selada yang dibungkus roti putih. Untuk menurunkan semua itu ke perutnya, minuman energi yang memeiliki 1.000 kalori akan dia tenggak.

Menu makan malam sdikit berkurang meski masih ada setengah kilo lainnya pasta serta satu loyang pizza. Jangan lupakan juga 1.000 tambahan kalori dari minuman energi.

Insight :
Seorang Juara Dunia sekalipun, adalah tetap seorang manusia, walaupun ramai diperbincangkan tentang Michael Phelps yang ditanya, manusia atau ikan, tetap aja kita percaya bahwa Phelps adalah seorang Manusia (betul kan, karena kalau ikan kan tinggalnya selalu di air, yach).
Rupanya selain sarapan, kuncinya menjadi juara dunia, adalah Giat Berlatih Sudah Pasti, Selalu Latihan, latihan dan latihan.
Saya jadi teringat, Kita Bisa, karena Biasa, mungkin saking seringnya si Michael Phelps ini latihan, sampe2 masuk ke dalam pikiran bawah sadarnya, jadi kalau lihat kolam renang (bahkan cuma melihat air), yang ada dalam pikirannya adalah renang.
Kuncinya untuk menjadi juara rupanya adalah Latihan, Latihan, Latihan.
Maka, Berlatihlah, Jadilah Juara Dunia Sejati.

→ No CommentsCategories: Uncategorized
Tagged: , , , , , , ,

Belajarlah Sampai Ke Negeri Tiongkok

August 14, 2008 · No Comments

Memang benar, kita harus Belajar sampai ke Negeri Tiongkok, lihatlah semangat antusias negeri Tiongkok, dari awal pembukaan Olimpiade Beijing 2008, dari atlet-atlet yang berlaga semua menunjukkan pada dunia, bahwa Tiongkok adalah negera yang memiliki kekuatan yang sangat luar biasa.

Kita pun bisa menjadi seperti Tiongkok, asalkan memiliki semangat dan karakter yang dimiliki oleh para Naga - naga tersebut.

Anda bisa mempelajari tentang karakter-karakter yang dimiliki oleh para Naga “Tiongkok” ini, dapatkan buku Awakening The Dragon Within, BIP, Membangkitkan 8 Karakter Naga, tulisan Johanes Ariffin Wijaya, seorang Motivator dan Inspirator.

→ No CommentsCategories: Uncategorized
Tagged: , , , , , , , ,

Motivasi untuk Sukses

June 8, 2008 · No Comments

Motivation For Success

Menyalakan Motivasi untuk Meraih KeSUKSESan

Motivasi merupakan sesuatu yang sangat dahsyat dan luar biasa, Motivasi jugalah yang akan menggerakkan hidup kita, ia datang dari suatu keinginan yang sangat kuat untuk mencapai keberhasilan dan kesuksesan.

Motivasi adalah merupakan inspirasi yang dapat memberikan dorongan yang akan menggerakkan perasaan, pikiran, sikap serta tindakan seseorang.

Motivasi dapat kita ibaratkan sebagai Lokomotif, Lokomotif tersebut harus diberi energi serta tenaga, karena jika lokomotif tersebut tidak memiliki tenaga dia akan menjadi tidak berguna.

Ketika Lokomotif tersebut diberi tenaga dan energi, maka lokomotif tersebut dapat berlari dengan cepatnya, demikian pula, jika seseorang memiliki motivasi di dalam dirinya, tidak akan ada lagi yang dapat menahannya untuk meraih kesuksesan yang diimpikan.

Selalu menambah Motivasi di dalam diri Anda setiap hari, hari ulang tahun, tahun baru, merupakan saat yang tepat untuk menambah Motivasi di dalam diri Anda, oleh karena itu kita harus selalu menambah Motivasi di dalam diri Anda, motivasi atau semangat dalam bahasa Tionghoa dibaca dengan lafal “Cia You”, yang artinya “Cia” menambah dan “You” bensin, berarti Menambah motivasi/semangat harus seperti menambah bensin, biar lebih semangat dan lebih termotivasi, motivasi dan semangat yang berapi-api.

Lihatlah sekeliling kita, setiap hari, dapat kita jadikan sumber motivasi, jika kita melihat ada orang lain yang sukses, kita harus memiliki sikap bahagia dan kita ambil riwayat hidupnya, bagaimana perjuangannya, bagaimana dia meraih kesuksesannya.

Di sekeliling kita banyak sekali buku-buku motivasi yang sangat bagus dan luar biasa, saya sendiri menulis buku motivasi terbaru yang berjudul “Awakening The Dragon Within, Membangkitkan 8 Karakter Naga”.

Untuk menyalakan motivasi, Anda harus selalu memiliki visi dan impian, serta selalu menciptakan tantangan-tantangan baru di dalam kehidupan Anda.

Misalnya seorang juara bulutangkis, harus memiliki visi dan impian menjadi juara dunia, seorang yang baru saja menjuarai kejuaraan daerah, harus memiliki motivasi dan tantangan untuk menjadi juara Nasional, setelah juara Nasional harus memiliki tantangan dan motivasi untuk menjadi juara Dunia, begitu seterusnya.

Orang yang sukses adalah orang yang selalu menghargai setiap kesuksesan kecil yang mereka raih, namun mereka akan selalu tertantang untuk mendapatkan kesuksesan yang lebih besar lagi.

Oleh karena itu Nyalakan selalu motivasi di dalam diri Anda, Tantang diri Anda untuk meraih prestasi yang lebih baik dari sekarang, Selamat Menantang diri Anda Sendiri.

→ No CommentsCategories: Uncategorized
Tagged: , , , , ,

Asal Motivasi Diri

June 8, 2008 · No Comments

Asal Motivasi Diri

Diceritakan ada seorang pemuda yang mendatangi seorang filsuf China untuk mempelajari rahasia kesuksesan. Pemuda itu bertanya kepada filsuf tersebut, “Apakah rahasia kesuksesan itu?” “Rahasia kesuksesan itu memiliki motivasi yang kuat,” jawab sang filsuf dengan santai. “Dari manakah asalnya motivasi itu?” tanya pemuda itu lagi. Filsuf China itu lantas menjawab,” Motivasi itu datang dari tekadmu yang kuat.” Lalu, bagaimanakah caranya agar kita mempunya tekad yang bulat?” Mendapat pertanyaan demikian, filsuf itu lantas memohon izin untuk pergi sejenak. Beberapa menit berselang, dia kembali dengan membawa bejana besar yang diisi penuh dengan air. “Apakah kamu benar-benar ingin mengetahui dari mana tekad bulat itu berasal?” tanya filsuf itu. “Tentu!” jawabnya. “Kalau begitu,” tutur sang filsuf China, “mendekatlah ke bejana yang berisi air dan lihatlah ke dalamnya.

Pemuda itu lantas melihatnya bejana tersebut secara dekat. Tiba-tiba, sang filsuf China itu membenamkan kepala pemuda itu ke dalam bejana yang berisi air dengan menggunakan kedua tangannya. Beberapa detik berlalu, pemuda itu tetap tidak bergerak. Kemudian, pemuda itu mulai mengeluarkan kepalanya dari bejana itu secara perlahan. Ketika dia merasa nyawanya semakin terancam, dia berusaha keras mengeluarkan kepalanya dari bejana besar itu demi menyelamatkan nyawanya.

Setelah keluar, dia langsung menatap Sang filsuf dengan penuh geram dan bertanya kepadanya, “Sebenarnya apa, sih, yang akan Anda lakukan?” “Apa yang dapat kamu pelajari dari tindakan saya baru saja?” tanya sang filsuf dengan santai sembari menyinggungkan senyuman. “Saya tidak memperoleh pelajaran apapun,” “Tidak?” balas sang filsuf,” kamu telah memperoleh pelajaran yang sangat banyak. Pada menit-menit pertama, kamu berupaya menyelamatkan nyawamu dari bejana yang berisi air itu, tetapi motivasimu untuk melakukan hal tersebut tidaklah kuat. Meski demikian, tetap berkeinginan menyelamatkan nyawamu itu dengan menggerakkan dan memberikan perlawanan tetapi hanya sesaat saja karena motivasimu belum mencapai puncaknya. Akhirnya, dari dalam dirimu muncul keinginan yang demikian besar untuk menyelamatkan nyawamu. Saat itulah kamu telah berhasil melakukannya karena tidak ada seorangpun yang mampu menghalangi kekuatanmu kala itu. “Dengan senyuman yang masih menghiasi wajahnya, sang filsuf itu menambahkan, “Saat itulah, ketika kamu berkeinginan keras menyelamatkan nyawamu, tidak ada seorangpun yang dapat menghalangi keinginanmu itu.

Dari sepenggal kisah diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa keinginan itu merupakan kunci pertama menuju kesuksesan. Dengan demikian, keinginan adalah benih yang harus ditanam di ladang kesuksesan karena rahasia kesuksesan adalah keinginan yang membara.

→ No CommentsCategories: Uncategorized
Tagged: , , , , ,

Motivator bisa bermanfaat untuk orang banyak

June 7, 2008 · No Comments

Sebagai seorang Motivator, saya sangat senang sekali jika bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain. Kita bisa berbagi, berbagi dan berbagi, sharing ilmu baik motivasi, maupun kehidupan yang sangat luar biasa ini. Semua peserta training motivasi yang dibawakan oleh saya, merasakan puas dan mendapatkan manfaat luar biasa dari training motivasi yang dibawakan oleh saya. Baru-baru ini saya memberikan sebuah training motivasi untuk teman-teman relawan anak jalanan, seluruh peserta training motivasi yang dibawakan oleh saya, sangat antusias, berani dan mereka mengatakan mendapatkan manfaat dan hasil yang luar biasa. Keberanian dan antusisme, peserta ditunjukkan dengan mengikuti training mtivasi berjalan di atas beling, dan semua peserta mengikuti training berjalan di atas beling tersebut, banyak yang ragu-ragu mengatakan tidak bisa, akhirnya berani dan mengatakan “Yes, I Can Do IT”

→ No CommentsCategories: Uncategorized
Tagged: , , ,

Motivasi untuk Relawan

June 6, 2008 · No Comments

Kemarin tanggal 5 Juni 2008, saya Johanes Ariffin Wijaya, sebagai seorang Motivator, trainer memberikan Motivasi, dengan judul Train for Trainer, untuk para relawan Anak Jalanan, ada 2 yayasan yang mengasuh anak jalanan tersebut, yaitu Dilts Foundation dan Griya Asih.

Semua relawan mendengarkan training motivasi dengan sangat luar biasa dan antusiasme yang tinggi, event ini terselenggara berkat dukungan ibu Mila Mawira, seorang ibu yang sangat luar biasa concern di bidang sosial, selain itu juga berkat dukungan Bapak Kevin Wu, seorang anak muda yang sangat luar biasa, selain saya Johanes Ariffin Wijaya, sebagai Motivator, ada juga Trainer lainnya Bapak Daniel, yang bercerita tentang teknik2 konseling yang sangat menarik.

Saya seperti biasanya memberikan training motivasi dengan beberapa game-game yang sangat menarik, yang tentunya sangat bermanfaat untuk peserta seminar, permainan seperti permainan TeamWork, permainan the power of love, juga ada gerakan ciptaan saya sendiri yang berjudul “Yes, I Can Do It” , selain itu seperti biasanya semua peserta saya ajak untuk mematahkan mental block dan menghancurkan mental block.

Setelah itu saya tutup dengan training berjalan di atas pecahan beling, banyak peserta yang tadinya ragu-ragu, tapi kemudian memiliki keberaninan untuk mencoba nya, sebuah pengalaman yang sangat menarik.

Semua peserta mengatakan sebuah pengalaman yang sangat menarik dan semua peserta mendapaktan manfaat dari training motivasi berjalan di atas beling yang dibawakan oleh saya.

Terima kasih.

Semoga training motivasi saya dapat bermanfaat untuk banyak orang lain.

Seminar ini juga dihadiri oleh Pak Sukris, Pak Yulius dan juga dari Majalah PENGUSAHA, terima kasih untuk dukungannya.

→ No CommentsCategories: Uncategorized
Tagged: , , , , ,

NAGA YANG BERHASIL MEMENANGKAN PIALA THOMAS DAN PIALA UBER

May 19, 2008 · No Comments

NAGA telah berhasil memenangkan piala Thomas dan piala Uber, lihatlah semangat juang para naga yang bertanding, sungguh sukses dan luar biasa.

 

Bagi Anda yang ingin menjadi NAGA yang Luar biasa, segera baca buku AWAKENING THE DRAGON WITHIN, TULISAN JOHANES ARIFFIN WIJAYA, BIP, yang akan memberikan inspirasi kepada Anda bagaimana cara menjadi NAGA yang luar biasa.

 

Selamat membaca buku AWAKENING THE DRAGON WITHIN, MEMBANGKITKAN 8 KARAKTER NAGA, TULISAN JOHANES ARIFFIN WIJAYA, BIP.

→ No CommentsCategories: Uncategorized
Tagged: , , , , , , , , , , , ,

Rahasia Motivasi : Pelatihan Entrepreneur Praktik Langsung

April 12, 2008 · 1 Comment

Kemarin pada tanggal 12 April 2008, telah diadakan Pelatihan Entrepreneur dengan Praktik langsung yang diadakan oleh JOhanes Ariffin Wijaya, penulis buku AWAKENING THE DRAGON WITHIN, MEMBANGKITKAN 8 KARAKTER NAGA, pelatihan Entrepreneur ini juga menghadirkan Bapak Yudi, seorang pengusaha Bakso yang sudah sukses luar biasa.

Pak Yudi berbagi tentang sharing cara menjadi entrepreneur yang sukses, diajarkan pula cara membuat bakso yang enak luar biasa.

Para peserta Pelatihan Entrepreneur ini merasa cukup puas dengan pelatihan entrepreneur ini.

Pelatihan Entrepreneur ini adalah ide dari Johanes Ariffin Wijaya dan Pak Yudi, Johanes Ariffin Wijaya sering diundang untuk menjadi pembicara Entrepreneur, banyak dari peserta training Johanes Ariffin Wijaya, pak jangan cuma teori saja yach, harus diadakan praktik langsung menjadi Entrepreneur, oleh karena itu Johanes Ariffin Wijaya segera membuat kelas pelatihan entrepreneur dengan motto praktik langsung.

Kedepannya Pelatihan Entrepreneur ini bukan hanya memberikan pelatihan bakso, tapi juga bakmi, pempek, dll, bahkan pelatihan penulisan, karena  Johanes Ariffin Wijaya adalah penulis banyak buku.

Bagi Anda yang berminat untuk mengikuti kelas pelatihan entrepreneur praktik langsung, silahkan hubungi Ibu Mimi di 021 - 6911454.

→ 1 CommentCategories: Uncategorized
Tagged: , , , , , , , , ,

Entrepreneur Sejati

April 11, 2008 · 4 Comments

Entrepreneur Sejati

 

            Bill Gates pemilik Microsoft, Phil Knight  pemilik Nike, ataupun Ir. Ciputra dari Indonesia yang menjadi raja properti, memiliki satu persamaan yaitu Entrepreneur (Wirausaha) yang sukses, Membangun perusahaannya dari bisnis kecil menjadi besar dan go international, Bill Gates memiliki impian satu rumah satu Komputer, Banyak orang yang menggunakan sepatu Nike, Ir. Ciputra sekarang sudah mulai merambah bisnis propertinya di luar negeri seperti di Vietnam, dll.

            Mereka meraih sukses dengan kerja keras, tidak mau menerima kata “Tidak Bisa”, dan mereka sangat percaya “Tidak ada yang tak mungkin”.

            Kalau kita pelajari, semua entrepreneur sukses itu, memiliki ciri-ciri yang hampir sama, Entrepreneur sejati yang sukses biasanya mempunya sifat yang berbeda dari kebanyakan orang, mereka memiliki sikap yang fokus dan determinasi yang kuat untuk mencapai hasil, mereka mampu mengubah pasir menjadi batu, batu menjadi emas, emas menjadi berlian, mereka akan selalu memberikan nilai tambah.

            Beberapa Ciri entrepreneur sejati :

  1. Mimiliki Mimpi/Impian

Para Entrepreneur memiliki mimpi yang sangat kuat dan mereka akan ACTION mewujudkan impian mereka, banyak dari entrepreneur sukses ditanya, “Awal dari kesuksesan mereka” dan mereka menjawab dengan satu kata, “Awali dengan Mimpi dan ACTION untuk mewujudkan mimpi Anda”.

  1. Menyukai Tantangan

Entrepreneur sejati tidak akan pernah cengeng, mereka sangat menyukai tantangan, justru dengan adanya tantangan mereka akan lebih kreatif, ide-ide mereka akan muncul terus.

  1. Kreatif

Karena tantangan yang dihadapi semakin ketat, maka dituntut seorang entrepreneur harus selalu kreatif, memunculkan ide-ide baru.

Seperti Pak Yudi, Pemilik Bakso Aziz, seorang Entrepreneur sejati, menciptakan bakso varian-varian yang sangat unik, misalnya bakso dengan varian valentine, yang dinamakan Bakso Valentine (Bakso isi Keju dan Abon), Bakso varian Pedas (Bakso yang isinya Cabe), dll.

  1. Pantang Menyerah

Entrepreneur sejati tidak pernah mengenal kata Menyerah, mereka juga selalu menjauhkan kata gagal, mereka selalu bangkit berdiri ketika mengalami kejatuhan, semua entrepreneur sejati pernah mengalami kegagalan, namun mereka mampu untuk bangkit-bangkit-bangkit.

Tanamkan dalam pikiran Anda, Menang atau Belajar, maka Anda tidak pernah kalah atau Gagal.

  1. Berorientasi pada Sukses

Entrepreneur mempunyai hasrat yang sangat kuat untuk meraih sukses, mereka selalu memasukkan kata-kata positif di dalam diri mereka, mereka memberikan energi positif untuk tubuh mereka, mereka menghindar pikiran-pikiran negative, mereka selalu menambah pikiran sukses mereka.

 

→ 4 CommentsCategories: Uncategorized
Tagged: , , , , , , , , , , , , ,

The Power Of Soul, Rahasia Motivasi

April 10, 2008 · No Comments

The Power Of Soul

“Dengan kekuatan jiwa, kita bisa melakukan apapun yang kita inginkan. Segala aktifitas kita ditentukan oleh kondisi jiwa kita”.

Kita sepakat bahwa keseimbangan jiwa digambarkan oleh rasa ikhlas, sabar, tenang, tentram, dan damai. Sedangkan jiwa yang tidak seimbang adalah jiwa yang digambarkan oleh rasa marah, benci, malu, tidak percaya bahwa dirinya bisa atau tidak yakin memiliki potensi dan lain-lain.

Kali ini, saya hendak menceritakan tentang kekuatan keseimbangan jiwa ini. Dengan jiwa yang dalam keadaan seimbang, kita bisa melakukan apapun yang kita inginkan atas perintah otak kita (bukankah otak sebagai dirigen dari segala aktifitas kita? Jika otak kita memerintah jari tangan kita untuk memegang pulpen, maka jaritangan kita akan menurutinya). Sebaliknya, meskipun otak kita memberi instruksi untuk melakukan sesuatu, jika jiwa kita tidak dalam keadaan seimbang maka hasilnya tidak akan maksimal, bahkan gagal (saya akan mengaitkan hal ini dengan peristiwa patahnya pencil hanya dengan satu jari dalam sharing Johanes Ariffin Wijaya, di Hongkong baru-baru ini).

Namun sebelumnya, ijinkan saya memberi contoh lain, mengenai kinerja otak dengan kekuatan jiwa. Ketika suatu saat kita mendapati seorang teman mengatakan pada kita bahwa kita sulit sukses. Parahnya, hal ini didukung oleh tidak saja argument yang masuk akal, namun juga didukung sepenuhnya oleh banyak data, testimoni, dan ilustrasi yang akurat mengenai alasan-alasan kenapa kita tidak akan menjadi sukses.

Misalnya, ini sekedar contoh, “kamu seorang pembantu rumah tangga, lulusan SMU yang tingkat intelejensinya dibawah rata-rata, mana mungkin bisa menjadi seorang penulis buku dan menjadi seorang pembicara, apalagi kegiatan kamu yang menunjang untuk itu tidak ada sama sekali, bahkan secara fisik kamu lemah?”

Otak kita memang menerima ini, jika data-data yang tersampaikan memang cocok dengan keadaan kita yang sebenarnya. Namun, jika jiwa kita ikut menyetujuinya, maka kemungkinan besar kita tidak akan berubah atau tetap meyakini keyakinan itu sebagai suatu kebenaran. Sehingga kita akan terbelenggu oleh keyakinan yang salah.

Jika jiwa kita lemah, informasi dari otak tersebut akan membelenggu jiwa kita untuk “tidak percaya pada kemampuan diri”. Apalagi jika selama ini kita membiarkan hal-hal negatif masuk ke dalam jiwa kita, misalnya rasa pesimis. Akibatnya, kita akan percaya bahwa kita “tidak bisa“. Jika kita sudah percaya bahwa kita tidak bisa, maka kita tidak akan melakukan tindakan untuk mau belajar supaya bisa. Jiwa yang lemah menggambarkan jiwa yang tidak seimbang: penuh rasa pesimis, takut gagal, tidak bergairah dan mudah menyerah.

Lain halnya jika jiwa kita kuat, informasi dari otak tersebut akan dianalisa dahulu. Jiwa yang kuat akan selalu mengatakan “aku bisa”. Kenapa? Karena dalam jiwa yang kuat selalu di isi dengan berbagai makanan positif, misalnya selalu mendengar kata-kata motivasi yang mengakibatkan kita selalu optimis. Jika kita sudah percaya bahwa kita bisa, maka kita akan selalu mencari jalan untuk tujuan sukses kita. Selalu belajar dan belajar bagaimana supaya bisa. Dan jiwa yang kuat ini menggambarkan jiwa yang seimbang: penuh rasa optimis, bergairah dalam meraih tujuan, tidak pernah ada rasa takut gagal karena baginya yang ada hanya belajar.

Yup, ini berarti dengan keseimbangan jiwa, kita bisa melakukan sekaligus mengontrol apapun yang akan kita lakukan. Jika kita gagal maka kita akan menjadikan hal itu sebagai pembelajaran, bukannya merasa putus asa. Sehingga hasil yang kita dapatkan akan maksimal. Ini juga berarti bahwa segala aktifitas kita ditentukan oleh kondisi jiwa, yaitu bagaimana kondisi jiwa kita yang terpatri dalam alam bawah sadar kita ketika melakukan sesuatu.

Bagaimana pendapat Anda?

OK, sekarang saya akan menghubungkan kekuatan jiwa yang seimbang ini dengan peristiwa patahnya pencil hanya dengan satu jari.

Saya takjub sekaligus terkesima ketika saya bisa mematahkan pencil hanya dengan satu jari telunjuk saja (sesuatu hal yang semula menimbulkan kontroversi di otak saya). Ya, saya BISA. Saya belajar ini dari motivator, inspirator sekaligus pesulap motivasi Johanes Ariffin Wijaya (JAW) ketika sharing bareng pada Minggu, 21 Januari 2007 kemarin di lapangan rumput Victoria Park, Hongkong.

Sharing yang dihadiri teman-teman TKW berlangsung sangat meriah dan sangat antusias. Bahkan Johanes Ariffin Wijaya bersama istri beliau yang cantik, Mbak Mimi ditarik-tarik buat pose bersama.

Motivasinya diawali dengan kalimat motivasi dari Andrie Wongso, motivator no 1 Indonesia:

“Jika kita keras terhadap diri kita, maka kehidupan akan lunak terhadap kita. Sebaliknya, jika kita lunak terhadap diri kita maka kehidupan akan keras terhadap diri kita”.

Dan Johanes Ariffin Wijaya mengilustrasikan kalimat motivasi diatas dengan perihal patahnya pensil hanya dengan satu jari. Jika kita keras terhadap diri sendiri (yakin bisa dan tidak ragu-ragu) maka pensil akan patah (lunak). Begitu juga sebaliknya, jika kita terlalu lunak terhadap diri kita, maka pensil akan keras (tidak terpatahkan) dan justru akan membuat jari kita sakit.

Saya gagal dua kali. Pertama melakukan (atas bimbingan Johanes Ariffin Wijaya) jari telunjuk saya sakiiiiiit sekali, kedua melakukan, sakit sekaliiiiiiiii…dan setelah mencoba ketiga kalinya saya kaget, “Ih…sudah patah toh? Berarti saya BISA, dong?” Dan Johanes Ariffin Wijaya menggesturkan jempol tangannya untuk saya, maksudnya:“Luar Biasa”.

Terus apa hubungan antara kekuatan “jiwa yang seimbang” dengan peristiwa patahnya pensil dengan satu jari? Erat, sangat erat. Pengalaman inilah yang hendak saya ceritakan. Ketika jiwa saya tidak seimbang, saya tidak bisa mematahkan pencil tersebut, bahkan sampai gagal dua kali. Pada saat itu jiwa saya menggambarkan rasa takut: takut gagal, takut jari sakit, takut jari saya patah, takut nanti pulang ke Indonesia tanpa telunjuk, takut tidak bisa, tidak yakin bisa dan lain-lain. Sehingga jiwa saya penuh kebimbangan atau tidak dalam keseimbangan.

Saya segera ambil tindakan yaitu, membenahi jiwa saya terlebih dahulu yang saya sadari, masih lemah secara kualitas. Saya harus menguatkan jiwa saya. Saya harus yakin bahwa saya BISA. Saya harus menghancurkan opini-opini di otak saya yang berusaha melakukan upaya pembenaran tentang kegagalan saya.

Saya akhirnya mencoba untuk ketiga kalinya. Konsentrasi penuh dan melakukan afirmasi: “Tidak ada kata gagal. Yang ada hanya BISA atau belajar.” (pada waktu mengatakan ini saya penuh emosi). Kemudian saya melakukan afirmasi lagi: “Ah, cuma mematahkan sebatang pensil kok.” “MUDAH bagi saya.” (ketika mengatakan ini, saya tiba-tiba rileks…tenang gitu ya….karena sepertinya saya SUDAH BISA, sehingga berani bilang “mudah”).

Daaaaaan…….PRAK…….(pensilnya patah). LUAR BIASA !!!

Terimakasih Johanes Ariffin Wijaya !!

Dalam kesempatan ini, saya juga akan menceritakan tentang berhasilnya saya dalam menghancurkan mental block, yaitu takut tampil di depan umum. Terus terang, ketakutan terbesar dalam hidup saya adalah tampil atau berbicara di depan umum. Ini sudah terbentuk dalam jiwa saya yang sudah terpatri dalam alam bawah sadar saya dan sudah mendapat persetujuan dari otak saya.

Saya berhasil, karena saya yakin BISA dan melakukan afirmasi penuh emosi: “Tidak ada kata gagal, yang ada hanya sukses atau belajar.” Kemudian rileks dengan mengatakan dan membayangkan “Sudah Bisa”. Di saat itu saya berada dalam ketenangan dan dengan mudah melakukan tindakan. Jika saya belum mempunyai pengalaman, kenapa saya tidak menciptakan pengalaman pertama?

Meskipun hasilnya masih belum seperti apa yang saya bayangkan. Namun bagi saya ini adalah kesuksesan pertama saya untuk tampil di muka umum, yang mana selama ini kegiatan saya hanya berada di dalam rumah yaitu melakukan tugas sebagai pembantu rumah tangga, serta belum memilki pengalaman dalam berkegiatan di luar rumah. Dan Johanes Ariffin Wijaya sempat “memuji” (bahasa orang negatif “menghina”) saya: “Luar Biasa…bagi yang baru loncat”….hehehe.

Saya percaya, jika kita percaya kita BISA dan sudah terbentuk hal ini dalam jiwa kita, maka kita akan BISA.

Ditulis oleh Eni penulis Anda Luar Biasa

→ No CommentsCategories: Uncategorized
Tagged: , , , , , , , , , , ,